<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>pelita, Author at Pelita Biomedical (PBM)</title>
	<atom:link href="http://pelitabiomedical.com/author/pelita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://pelitabiomedical.com/author/pelita/</link>
	<description>A Medical Device Supplies Company</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 May 2021 16:24:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.7</generator>

<image>
	<url>http://pelitabiomedical.com/wp-content/uploads/2021/03/cropped-512pb-32x32.jpg</url>
	<title>pelita, Author at Pelita Biomedical (PBM)</title>
	<link>https://pelitabiomedical.com/author/pelita/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Apakah Itu Varises???</title>
		<link>http://pelitabiomedical.com/apakah-itu-varises/</link>
					<comments>http://pelitabiomedical.com/apakah-itu-varises/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[pelita]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 May 2021 16:24:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pelitabiomedical.com/?p=4554</guid>

					<description><![CDATA[<p>Varises merupakan pelebaran pada pembuluh darah balik vena yang berada pada bagian tungkai kaki. (U.S Departement of Health &#38; Human&#160;<a href="http://pelitabiomedical.com/apakah-itu-varises/">[&#8230;]</a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="http://pelitabiomedical.com/apakah-itu-varises/">Apakah Itu Varises???</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://pelitabiomedical.com">Pelita Biomedical (PBM)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Varises merupakan pelebaran pada pembuluh darah balik vena yang berada pada bagian tungkai kaki. (U.S Departement of Health &amp; Human Services, 2008)</p>



<p>Varises sendiri dapat terjadi di seluruh pembuluh vena dalam tubuh. Namun, kondisi ini paling sering terjadi di area tungkai, terutama betis, karena tekanan besar saat kita berdiri atau berjalan. Varises juga dapat muncul di bagian panggul, anus (wasir),&nbsp;<a href="https://www.alodokter.com/waspadai-varises-vagina-saat-hamil" target="_blank" rel="noreferrer noopener">vagina</a>, rahim, atau kerongkongan (varises esofagus).</p>



<p><strong>Apa Sih Penyebabnya?</strong></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><a href="https://pelitabiomedical.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-11-at-11.07.03.jpeg"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="448" height="152" src="https://pelitabiomedical.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-11-at-11.07.03.jpeg" alt="" class="wp-image-4556" srcset="http://pelitabiomedical.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-11-at-11.07.03.jpeg 448w, http://pelitabiomedical.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-11-at-11.07.03-300x102.jpeg 300w, http://pelitabiomedical.com/wp-content/uploads/2021/05/WhatsApp-Image-2021-05-11-at-11.07.03-150x51.jpeg 150w" sizes="(max-width: 448px) 100vw, 448px" /></a></figure>



<p>Pembuluh vena berfungsi untuk mengalirkan darah dari seluruh tubuh ke jantung. Di dalam pembuluh vena terdapat katup yang berfungsi sebagai pintu satu arah, sehingga darah yang telah melewatinya tidak dapat kembali lagi. Lemah atau rusaknya katup vena menyebabkan darah berbalik arah dan terjadi penumpukan darah di dalam pembuluh vena. Penumpukan inilah yang kemudian menyebabkan pembuluh vena melebar.</p>



<p>Beberapa orang cenderung berpeluang mengalami Varises tanpa penyebab yang jelas dan spesifik. Namun demikian, terdapat beberapa faktor risiko yang diduga dapat meningkatkan peluang seseorang mengalami Varises. Beberapa faktor risiko ini antara lain :</p>



<ol class="wp-block-list" type="a"><li><strong>Jenis kelamin</strong>: perempuan berpotensi lebih tinggi mengalami Varises dibandingkan dengan laki-laki, alasan di balik kejadian ini dikaitkan dengan hormon yang dimiliki perempuan.</li><li><strong>Genetik</strong>: risiko mengalami Varises diduga diturunkan secara herediter.</li><li><strong>Usia</strong>: penuaan dapat menyebabkan penurunan elastisitas vena</li><li><strong>Berat badan</strong>: kelebihan berat badan dapat memberikan tekanan yang lebih besar pada vena yang membuat katup pada vena akan bekerja lebih berat dan membuatnya rawan untuk mengalami kebocoran.</li><li><strong>Pekerjaan</strong>: beberapa penelitian menyebutkan bahwa individu yang bekerja dengan durasi berdiri yang lama lebih berpeluang untuk mengalami Varises.</li><li><strong>Kehamilan</strong>:&nbsp;membuat tubuh meningkatkan produksi darah untuk menunjang pertumbuhan janin, peristiwa ini meningkatkan aliran darah serta menyebabkan perubahan hormonal yang membuat wanita hamil lebih berisiko mengalami Varises</li></ol>



<p><strong>Lantas, Bagaimana Penanganan Varises</strong>?</p>



<p>Ada beberapa metode yang digunakan untuk mengatasi masalah varises, antara lain :</p>



<ol class="wp-block-list" type="1"><li><strong>Skleroterapi</strong>: mencakup penyuntikan larutan kimia yang akan menyebabkan iritasi pada dinding pembuluh darah sehingga membuat pembengkakan dan bekuan darah untuk merusak pembuluh darah tersebut secara permanen.</li><li><strong>Ablasi</strong>: prosedur ini mencakup perusakan dari vena yang mengalami gangguan dengan menggunakan laser atau gelombang radio.</li><li><a href="https://www.docdoc.com/id/info/procedure/bedah">Operasi</a>: operasi seperti phlebectomy atau pembukaan vena dapat dilakukan untuk menghilangkan Varises secara permanen.</li></ol>



<p>Untuk metode penanganan varises dengan laser contohnya adalah tindakan EVLT (Endovenous Laser Theraphy). Dibandingkan metode perawatan varises dengan cara pembedahan, terapi laser ini lebih menguntungkan karena tidak menimbulkan efek samping dan prosedur operasi yang cukup singkat, yaitu sekitar 20 menit. Setelah operasi selesai, kaki pasien dibebat dan bisa langsung pulang.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="http://pelitabiomedical.com/apakah-itu-varises/">Apakah Itu Varises???</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://pelitabiomedical.com">Pelita Biomedical (PBM)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://pelitabiomedical.com/apakah-itu-varises/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Apa Sih Penyakit Pneumothoraks????</title>
		<link>http://pelitabiomedical.com/mengenal-apa-sih-penyakit-pneumothoraks/</link>
					<comments>http://pelitabiomedical.com/mengenal-apa-sih-penyakit-pneumothoraks/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[pelita]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 May 2021 16:22:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pelitabiomedical.com/?p=4552</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penyakit Pneumothoraks merupakan suatu keadaan dimana adanya udara dalam rongga pleura. Pneumothorax dapat terjadi secara spontan atau karena trauma (British&#160;<a href="http://pelitabiomedical.com/mengenal-apa-sih-penyakit-pneumothoraks/">[&#8230;]</a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="http://pelitabiomedical.com/mengenal-apa-sih-penyakit-pneumothoraks/">Mengenal Apa Sih Penyakit Pneumothoraks????</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://pelitabiomedical.com">Pelita Biomedical (PBM)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Penyakit Pneumothoraks merupakan suatu keadaan dimana adanya udara dalam rongga pleura. Pneumothorax dapat terjadi secara spontan atau karena trauma (British Thoracic Society 2003).</p>



<p>&nbsp;Hal ini dapat dikarenakan adanya robekan pleura atau terbukanya dinding dada sehingga mengganggu tekanan udara yang membuat paru-paru mengembang. Penyebab pecahnya atau terlukanya dinding dada atau paru-paru bisa termasuk adanya penyakit paru, cedera akibat olahraga atau kecelakaan, bantuan napas dari ventilator, atau bahkan perubahan di tekanan udara yang kerap dialami ketika melakukan scuba diving atau mendaki gunung. Terkadang, penyebab dari pneumotoraks juga tidak diketahui.</p>



<p>Pneumothorak menyebabkan paru kollaps, baik sebagian maupun keseluruhan yang menyebabkan tergesernya isi rongga dada ke sisi lain. Gejala sesak nafas progressif sampai sianosis gejala syok. Bahkan bisa mengakibatkan cardiorespiratory distress dan cardiac arrest yang tentu sangat berbahaya jika tidak segera dilakukan penanganan.</p>



<p>Untuk penanganan pneumothoraks biasanya dilakukan dengan tindakan pemasangan Water Seal Drainage (WSD) untuk tetap mempertahankan tekanan negatif dari cavum pleura sehingga pengembangan paru bisa sempurna. Dalam prosedur ini, tim medis akan memasukkan jarum suntik dengan selang melalui dada Anda untuk mengeluarkan udara dari rongga antara paru-paru dan dinding dada, kemudian dihubungkan dengan penampung (drain). Apabila lubang yang dibuat berukuran besar, Anda harus membiarkan selang tersebut terpasang sampai beberapa hari untuk menjaga paru-paru agar tidak mengembang, sampai lubangnya benar-benar pulih. Contoh alat – alat drainage yang ada dipasaran adalah merk Sinapi Chest Drain, Redax, Pleura Evac, Thorametric, dan Atrium. Semua mekanisme yang digunakan alat ini hampir sama.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="http://pelitabiomedical.com/mengenal-apa-sih-penyakit-pneumothoraks/">Mengenal Apa Sih Penyakit Pneumothoraks????</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="http://pelitabiomedical.com">Pelita Biomedical (PBM)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>http://pelitabiomedical.com/mengenal-apa-sih-penyakit-pneumothoraks/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Object Caching 0/246 objects using memcache
Page Caching using disk: enhanced 
Database Caching 4/145 queries in 0.278 seconds using disk

Served from: pelitabiomedical.com @ 2026-09-04 12:02:02 by W3 Total Cache
-->