Pelita BioMedical A Medical Device Supplies Company

Operational Hours

Mon-Fri: 8 - 17

Address

Jl. Saharjo No. 181 C

Call Today

+622183787229 / +622183787090

Apakah Itu Varises???

Varises merupakan pelebaran pada pembuluh darah balik vena yang berada pada bagian tungkai kaki. (U.S Departement of Health & Human Services, 2008)

Varises sendiri dapat terjadi di seluruh pembuluh vena dalam tubuh. Namun, kondisi ini paling sering terjadi di area tungkai, terutama betis, karena tekanan besar saat kita berdiri atau berjalan. Varises juga dapat muncul di bagian panggul, anus (wasir), vagina, rahim, atau kerongkongan (varises esofagus).

Apa Sih Penyebabnya?

Pembuluh vena berfungsi untuk mengalirkan darah dari seluruh tubuh ke jantung. Di dalam pembuluh vena terdapat katup yang berfungsi sebagai pintu satu arah, sehingga darah yang telah melewatinya tidak dapat kembali lagi. Lemah atau rusaknya katup vena menyebabkan darah berbalik arah dan terjadi penumpukan darah di dalam pembuluh vena. Penumpukan inilah yang kemudian menyebabkan pembuluh vena melebar.

Beberapa orang cenderung berpeluang mengalami Varises tanpa penyebab yang jelas dan spesifik. Namun demikian, terdapat beberapa faktor risiko yang diduga dapat meningkatkan peluang seseorang mengalami Varises. Beberapa faktor risiko ini antara lain :

  1. Jenis kelamin: perempuan berpotensi lebih tinggi mengalami Varises dibandingkan dengan laki-laki, alasan di balik kejadian ini dikaitkan dengan hormon yang dimiliki perempuan.
  2. Genetik: risiko mengalami Varises diduga diturunkan secara herediter.
  3. Usia: penuaan dapat menyebabkan penurunan elastisitas vena
  4. Berat badan: kelebihan berat badan dapat memberikan tekanan yang lebih besar pada vena yang membuat katup pada vena akan bekerja lebih berat dan membuatnya rawan untuk mengalami kebocoran.
  5. Pekerjaan: beberapa penelitian menyebutkan bahwa individu yang bekerja dengan durasi berdiri yang lama lebih berpeluang untuk mengalami Varises.
  6. Kehamilan: membuat tubuh meningkatkan produksi darah untuk menunjang pertumbuhan janin, peristiwa ini meningkatkan aliran darah serta menyebabkan perubahan hormonal yang membuat wanita hamil lebih berisiko mengalami Varises

Lantas, Bagaimana Penanganan Varises?

Ada beberapa metode yang digunakan untuk mengatasi masalah varises, antara lain :

  1. Skleroterapi: mencakup penyuntikan larutan kimia yang akan menyebabkan iritasi pada dinding pembuluh darah sehingga membuat pembengkakan dan bekuan darah untuk merusak pembuluh darah tersebut secara permanen.
  2. Ablasi: prosedur ini mencakup perusakan dari vena yang mengalami gangguan dengan menggunakan laser atau gelombang radio.
  3. Operasi: operasi seperti phlebectomy atau pembukaan vena dapat dilakukan untuk menghilangkan Varises secara permanen.

Untuk metode penanganan varises dengan laser contohnya adalah tindakan EVLT (Endovenous Laser Theraphy). Dibandingkan metode perawatan varises dengan cara pembedahan, terapi laser ini lebih menguntungkan karena tidak menimbulkan efek samping dan prosedur operasi yang cukup singkat, yaitu sekitar 20 menit. Setelah operasi selesai, kaki pasien dibebat dan bisa langsung pulang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Comments
    Categories
    About
    We offer 24/7 Emergency Service to all of our customers. You can always count on AirPro Experts to get to you fast and get the job done right the first time. We use state-of-the-art diagnostic equipment to find the source of your heating and air conditioning problems and fix them fast.