Penyakit Pneumothoraks merupakan suatu keadaan dimana adanya udara dalam rongga pleura. Pneumothorax dapat terjadi secara spontan atau karena trauma (British Thoracic Society 2003).
Hal ini dapat dikarenakan adanya robekan pleura atau terbukanya dinding dada sehingga mengganggu tekanan udara yang membuat paru-paru mengembang. Penyebab pecahnya atau terlukanya dinding dada atau paru-paru bisa termasuk adanya penyakit paru, cedera akibat olahraga atau kecelakaan, bantuan napas dari ventilator, atau bahkan perubahan di tekanan udara yang kerap dialami ketika melakukan scuba diving atau mendaki gunung. Terkadang, penyebab dari pneumotoraks juga tidak diketahui.
Pneumothorak menyebabkan paru kollaps, baik sebagian maupun keseluruhan yang menyebabkan tergesernya isi rongga dada ke sisi lain. Gejala sesak nafas progressif sampai sianosis gejala syok. Bahkan bisa mengakibatkan cardiorespiratory distress dan cardiac arrest yang tentu sangat berbahaya jika tidak segera dilakukan penanganan.
Untuk penanganan pneumothoraks biasanya dilakukan dengan tindakan pemasangan Water Seal Drainage (WSD) untuk tetap mempertahankan tekanan negatif dari cavum pleura sehingga pengembangan paru bisa sempurna. Dalam prosedur ini, tim medis akan memasukkan jarum suntik dengan selang melalui dada Anda untuk mengeluarkan udara dari rongga antara paru-paru dan dinding dada, kemudian dihubungkan dengan penampung (drain). Apabila lubang yang dibuat berukuran besar, Anda harus membiarkan selang tersebut terpasang sampai beberapa hari untuk menjaga paru-paru agar tidak mengembang, sampai lubangnya benar-benar pulih. Contoh alat – alat drainage yang ada dipasaran adalah merk Sinapi Chest Drain, Redax, Pleura Evac, Thorametric, dan Atrium. Semua mekanisme yang digunakan alat ini hampir sama.
Recent Comments